Walikota Buka Sosialisasi Program Penempatan Tenaga Kerja.

Solok, (Mc Kota Solok) – Sebanyak 40  orang pencari  kerja mendapat  bimbingan  guna  mempersiapkan tenaga kerja siap pakai untuk program penempatan TKI dalam dan luar negeri di Aula Badan Keuangan Daerah Kota Solok, Kamis (14/9/17).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dra.Hj Erlinda laporannya mengatakan tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan motivasi yang kuat terhadap tantangan dunia kerja.”Selain itu juga memberikan informasi tentang peluang pekerjaan TKI di luar negeri, dan bagaimana kondisi kerjanya,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini diberikan kepada 40 orang pencari kerja yang terdaftar di Kota Solok yang memiliki keterampilan dan siap pakai, sebelumnya telah diseleksi,” tukuk Erlinda.Ia menyebutkan bimbingan tersebut diberikan kepada 40 orang pencari kerja siap pakai yang telah diseleksi.

Walikota Solok diwakili Jefrizal,Spt, MT, mengatakan bahwa persaingan dunia kerja saat ini sangat ketat, yang menuntut para pencari kerja untuk memiliki kemampuan dan keterampilan yang lebih.

“Untuk saat ini jika seseorang memiliki keterampilan dalam segala bidang akan jadi nilai plus dalam mengembangkan potensinya. Sehingga ia bisa menentukan mana yang akan menjadi keahlian yang benar-benar diseriusinya,” ujarnya.

Lanjutnya, berbeda jika orang yang tidak memiliki keahlian ia akan mencari dahulu bakat dan keterampilannya, sehingga akan menghambat ia dalam mencari kerja.”Paling tidak seseorang harus menggeluti satu bidang, dan ahli dalam bidang tersebut, sehingga mudah dalam mencari kerja,” tukuk Asisten Ekbang lagi.

Ia mengatakan agar pengangguran tidak bertambah, bisa diatasi dengan cara menciptakan peluang kerja sendiri agar pengangguran bisa mandiri. Diharapkan para pekerja bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan mendapatkan semua informasi yang jelas mengenai ketenagakerjaan yang akan disosialisasikan,”Selain itu, untuk bekerja di luar negeri, peserta tidak hanya mempersiapkan tenaga fisik, namun juga mental, dan dibutuhkan dukungan keluarga,” katanya mengakiri .(Deni).

%d bloggers like this: