Wawako Buka Sosialisasi Juknis BBGRM

Wawako Buka Sosialisasi Juknis BBGRM

Solok, (InfoPublikSolok) – Bagian Kesra Setda Kota Solok gelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok Tahun 2018 di aula Kantor Lurah VI Suku, Rabu (11/7).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Solok, Reiner, ST, MM, sebagai narasumber dari sosialisasi tersebut dari Petrice Danuarta,ST Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, , Febrianita,SE Badan Keuangan Daerah Kota Solok, Okmel Derita Inspektorat Kota Solok dan Drs Hendri, M.Si Camat Lubuk Sikarah. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah dan Ketua RT RW se Kecamatan Lubuk Sikarah.

Dengan mengusung tema BBGRM, Sapikua Sajinjiang Mewujudkan Kota Beras Serambi Madinah, Wakil Walikota Solok Reiner, ST,MM dalam sambutannya mengajak masyarakat yang diwakili oleh RT dan RW untuk memanfaatkan momen-momen pertemuan dengan masyarakat untuk menggali informasi tentang potensi ekonomi daerahnya sehingga mamemunculkan kegiatan ekonomi kreatif  dan dirinya berjanji akan bersedia hadir kelapangan jika masyarakat meminta.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan tahunan ke sepuluh kali, yang setiap tahunnya mengalami perbaikan dan modifikasi. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang teknis pelaksanaan BBGRM yang pencanangannya akan dilaksanakan minggu ketiga bulan Juli ini  di Kecamatan Tanjung Harapan.

Kepala Bagian Kesra, Happy Darmawan,SS,M.Si dalam laporannya menjelaskan ada perubahan Juknis BBGRM dari tahun lalu. Perubahan ini meliputi peningkatan anggaran dari Rp.25.000.000,- menjadi Rp. 50.000.000,-  untuk masing masing RT. Total alokasi anggaran untuk kegiatan BBGRM Kota Solok Rp. 7.077.000.000,-. Perubahan lainnya adalah pengesahan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sebelumnya disahkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dialihkan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Solok.

Adapun persentase kegiatan dari tahun lalu 80 % untuk kegiatan fisik dan 20 % untuk non fisik  mengalami perubahan menjadi 70 % untuk kegiatan fisik dan 30 % untuk kegiatan non fisik. Selain itu, pada BBGRM tahun ini, kegiatan yang sifatnya sosialisasi bisa dibayarkan uang transportasinya.

Selanjutnya kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan tanya jawab dengan RT, RW dengan narasumber mengenai kegiatan apa saja yang boleh dan tidak dilaksanakan serta teknis pelaksanaan BBGRM. (dh)

Tags: , , , , ,