Wawako Pembina Upacara di SMKN 2 Solok

Wawako Pembina Upacara di SMKN 2 Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMK Negeri 2 di halaman sekolah setempat Jl.Tunas Bangsa I Kelurahan Nan Balimo, Senin (3/9), dihadiri  Kepala SMKN 2 Solok Drs. Abdul Hadi dan seluruh Majelis Guru serta ratusan siswa dan siswi SMKN 2 Solok. Upacara yang ditandai dengan penaikan Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pembukaan UUD 45 serta  Pancasila berjalan cukup khidmat dan lancar.

Wakil Walikota  Reinier dalam amanatnya mengatakan, fenomena yang terjadi di negara kita saat ini, banyak lulusan sekolah ataupun universitas yang menganggur. Hal tersebut terjadi karena saat mereka tamat pendidikan, mereka tidak punya skill dan keahlian apapun. Oleh karena itu, para siswa lulusan sekolah di SMKN 2 Solok kelak harus punya kelebihan dan keahlian yang cukup untuk memasuki dunia kerja dan dunia usaha.

“Ananda semua diperkenalkan, diajarkan dan dilatih untuk mempunyai keahlian. Dengan bekal yang ada setelah lulus sekolah, ananda tentu sudah memiliki dasar untuk menata kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang,” ujar Wawako.

Lebih lanjut, Reinier mengatakan, sepatutnya fenomena pengangguran tersebut tak perlu terjadi bagi para pelajar SMKN 2 Solok.

“Pada ikrar Janji Siswa yang diucapkan tadi, semuanya sudah lengkap. Kalian semua adalah generasi penerus bangsa yang memiliki kewajiban terhadap orang tua, sekolah dan bangsa, itu semua harus kalian lakukan nantinya. Namun, apa yang telah diikrarkan bersama tadi, apabila tidak kalian pahami dan kalian laksanakan maka janji itu hanya merupakan janji belaka. Ananda sekalian mau tidak mau, akan menjadi generasi penerus, akan menjadi pemimpin bangsa ini,” lanjut Wawako.

Selanjutnya masalah narkoba, kita akui, keresahan orang tua akan masalah narkoba itu sangat tinggi. Apalagi jika ananda sempat masuk lingkaran narkoba itu, sampai ananda terjerumus, maka sangat tipis masa depan ananda akan menjadi baik lagi. Ananda semua harus paham, orang yang bisa membentengi ananda adalah diri ananda sendiri. Kami semua hanya sebatas mengingatkan, memberi saran. Keinginan menjauhi narkoba itu semuanya tergantung pada diri ananda,” kata Wawako.

Diakhir amanat, Reinier mengingatkan jangan sampai ada genk-genk di sekolah. Ikut terlibat dalam genk-genk itu adalah awal dari perilaku negatif yang tidak ada manfaat sedikitpun.

“Jika ada teman yang mengingatkan kebaikan jangan marah, itulah teman yang baik mau mengingatkan. Tolong ananda kembali ke proses pendidikan yang baik lagi, raihlah cita-cita dan masa depan yang baik,” pesan Reinier mengakiri. (dn)

Tags: , , ,