Yutris Can Pastikan Diri Tidak Maju di Pilkada 2015

Yutris Can Pastikan Diri Tidak Maju di Pilkada 2015

Kota Solok – Ketua Partai Golkar Kota Solok Yutris Can, SE , yang sebelumnya disebut-sebut akan maju menjadi salah satu calon Walikota Solok, memastikan diri tidak ikut bertarung dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2015, hal tersebut disampaikannya dalam acara deklarasi pasangan calon dari partai tersebut, di Gedung Kubung Tigo Baleh Solok, Selasa (28/7).

Dikatakannya, dia dan pasangannya AKBP. Purn. Zaini, gagal maju dan tidak ikut bertarung dengan kandidat lainnya pada Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Solok periode 2016 – 2020, hal tersebut dikatakannya, karena belum selesainya kisruh yang terjadi  diinternal Partai Golkar secara nasional.

Namun dikatakannya, Partai Golkar akan tetap mengawal dan akan tetap berpartisipasi untuk menyukseskan Pemilukada di kota Solok, dan terkait kemana arah dan dukungan yang akan diberikannya, diserahkan kepada kader dan anggotanya masing masing.

Dia memaparkan, sebagai kader dan ketua partai Golkar di Kota Solok, ia sangat menyayangkan tidak dapat melaksanakan amanah yang diberikan oleh masyarakat pendukungnya untuk maju dan ikut serta dalam bursa pemilihan kepala daerah di Kota Solok, namun dikatakannya itu bukan pilihan dia dan pasangannya secara pribadi, tetapi karena sesuatu masalah diluar wewenangnya.

Dikatakannya, kalau dirujuk kembali dari awal, dia dan pasangan telah memperlihatkan keseriusannya untuk ikut serta dalam salah satu kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Solok. Hal tersebut dapat dilihat dari sosialisasi dan publikasi  yang telah mereka lakukan.

“Kita hanya dapat merencanakan dan berusaha, semuanya Allah yang menentukan” papar Ketua DPD Golkar Gota Solok tersebut. Selanjutnya Yutris Can menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukungnya untuk maju sebagai calon Walikota Solok.

Dia menambahkan, niatnya untuk membangun Kota Solok tidak akan terhalang walaupun dia tidak dapat menjadi orang nomor satu di Kota Solok, sebab dia masih tetap menjadi ketua DPRD Kota Solok yang akan mengawasi jalannya pemerintahan yang dilaksanakan oleh Walikota Solok dan jajarannya, imbuhnya mengakhiri.